Translasi · Transliterasi · Walikan
Basa walikan khas Kera Ngalam — seluruh huruf kata dibalik urutannya, dengan catatan digraf ng dan ny diperlakukan sebagai satu unit (tidak dipisah). Contoh: "malang" → "ngalam", "enak" → "kane".
Basa walikan Jogja berbasis aksara Hanacaraka. Konsonan ditukar antar baris: Baris 1 (ha·na·ca·ra·ka) ↔ Baris 3 (pa·dha·ja·ya·nya), Baris 2 (da·ta·sa·wa·la) ↔ Baris 4 (ma·ga·ba·tha·nga). Vokal tetap. Contoh: "matamu" → "dagadu", "mas" → "dab".
Mengubah teks Latin menjadi Aksara Jawa (Hanacaraka). Ketik dalam bahasa Jawa menggunakan aksara Latin, dan hasilnya akan ditampilkan dalam huruf Jawa tradisional.
Basa walikan khas kota Malang. Suku kata dibalik urutannya. Lahir dari komunitas anak muda Malang sebagai bahasa gaul dan identitas daerah.
Berasal dari kata "matamu" yang dibalik menjadi "udagam" → "dagadu". Kini menjadi ikon budaya Yogyakarta, terkenal lewat brand kaos Dagadu Djokdja.
Aksara Hanacaraka adalah sistem tulisan tradisional Jawa. Terdiri dari 20 aksara dasar, digunakan sejak abad ke-15 dan kini dilestarikan sebagai warisan budaya.